Berita
Perkembangan Teknologi Radio dari Masa ke Masa
15 Maret 2024 Dibaca 22192 kali
Radio merupakan salah satu penemuan paling penting dalam sejarah komunikasi. Penemuan radio dimulai pada akhir abad ke-19 oleh ilmuwan seperti James Maxwell, Heinrich Hertz dan Guglielmo Marconi. Dengan adanya radio, komunikasi tanpa kabel menjadi mungkin dan membawa perubahan yang revolusioner dalam cara manusia berinteraksi. Kini untuk menggunakan radio kita tidak harus bergantung pada teknik modulasi gelombang analog (frekuensi dan amplitudo), namun bisa secara digital melalui internet.
Apa itu Radio?
Radio merupakan teknologi yang memanfaatkan gelombang radio untuk menyampaikan informasi baik berupa suara (audio) maupun gambar (visual). Teknik teknologi radio adalah dengan memodulasikan gelombang energi elektromagnetik secara sistematis dan kemudian disebar melalui angkasa. Modulasi gelombang ini dapat melalui frekuensi (FM) maupun amplitudo (AM).
Sejarah dan Penggunaan Radio di Masa Lalu
Teknologi radio yang pertama kali ditemukan pada abad ke-19 oleh ketekunan tiga orang cendikiawan, diantaranya seorang ahli teori ilmu alam yang bernama James Maxwell berhasil menemukan rumus yang diduga dapat mewujudkan gelombang elektromagnetis, yaitu gelombang yang digunakan untuk gelombang radio dan televisi (1865).
Berdasarkan teorinya bahwa gerakan magnetis dapat mengarungi ruang angkasa dengan kecepatan hampir sama dengan kecepatan cahaya (186.000 mil/detik). Teori Maxwell ini dibuktikan oleh Heinrich Hertz pada tahun 1884. Tetapi baru digunakan untuk tujuan praktis oleh Guglielmo Marconi yang berhasil menemukan cara transmisi nirkabel dengan menciptakan Radio para tahun 1894.
Kala itu, yang menggunakan radio masih terbatas hanya untuk penggunaan maritim. Radio digunakan untuk mengirim pesan dengan kode morse dari kapal dengan daratan atau sebaliknya. Terkadang radio juga menjadi media komunikasi antar satu kapal dengan kapal lainnya untuk memastikan koordinasi.
Perkembangan Teknologi Radio
1. AM Radio
Awalnya, radio menggunakan modulasi amplitudo (AM) untuk mentransmisikan sinyal suara. Namun, teknologi ini memiliki keterbatasan dalam kualitas suara dan kejernihan sinyal.
2. FM Radio
Kemudian, frekuensi modulasi (FM) diperkenalkan, memungkinkan transmisi suara yang lebih jernih. FM radio menjadi populer dan masih digunakan hingga saat ini.
3. Radio Digital
Perkembangan terbaru dalam teknologi radio adalah radio digital. Radio digital memberikan suara yang lebih berkualitas dan peningkatan dalam fitur seperti radio satelit dan streaming online.
Seiring berjalannya waktu, kegunaan radio semakin banyak. Penggunaannya tidak hanya untuk mengirimkan pesan, tapi sudah berkembang menjadi sarana informasi dan hiburan karena banyaknya program radio seperti program drama, komedi, musik, dan berita. Radio sudah memiliki banyak saluran dengan jangkauan yang cukup jauh. Saluran radio yang terbentuk pun tidak hanya radio milik pemerintah atau swasta, tetapi juga ada banyak saluran radio komunitas yang terbentuk dan sudah berjalan cukup lama.
Setelah berkembangnya teknologi sejak ditemukannya internet, radio pun tidak kalah dan ikut berevolusi. Makanya tak heran, saat ini pasti kita tidak asing dengan istilah radio streaming. Secara prinsip, sebenarnya radio streaming dan radio konvensional tidak jauh berbeda. Gelombang suara sama-sama di transmisikan, hanya saja dengan medium yang berbeda. Prinsip ini memungkinkan siaran radio streaming dapat terdengar ke seluruh dunia, tentunya dengan pengaruh internet. Karena akses yang lebih luas dan lebih mudah dijangkau, banyak radio di Indonesia yang mengolaborasikan sistem radio analog dengan radio internet. Dengan adanya internet dan teknologi streaming, radio akan semakin terkoneksi dengan audiensnya. Radio juga akan terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi terbaru untuk tetap relevan dan memenuhi kebutuhan pendengarnya.
Sumber:
https://kominfo.kotabogor.go.id/